Sabtu, 31 Oktober 2009

Lomba Kisah Kasih Ibu

LOMBA KISAH KASIH IBU
word Smart Center dan Penerbit Mizan


Kasih ibu
kepada beta
tak terhingga
sepanjang masa

hanya memberi
tak harap kembali
bagai sang surya
menyinari dunia

* * *

"...dengan setinggi-tingginja budi dan semulia-mulianja tenaga mendjalankan
kewadjiban "keperempuanannja" mendidik putera-puteranja, dengan keinsjafan dan
keridlaan-niat jang tertentu, sebenarnja mendidik putera-puteranja
natie:--Hendaklah mereka terutama terhadap pada kewajiban keperempuannja
mendidik anak-anaknja, dengan insjaf seinsjaf-insjafnja, bahwa
selamat-tjelakanja bangsa sebenar-benarnja adalah di dalam genggaman mereka itu.
Hendaklah mereka oleh karenanja, semuanya bertabiat sebagai ibu jang besar...."
(Kongres Kaum Ibu --"suluh Indonesia Muda", 1928-- dalam buku Dibawah Bendera
Revolusi, Ir. Soekarno [1959])

* * *

Lebih dari 75 negara di belahan dunia, seperti Amerika, Kanada, Jerman, Italia,
Belanda, Jepang, Taiwan, Hongkong, Malaysia, Singapura, Australia dan seterus,
merayakan Hari Ibu atau Mother's Day pada hari Minggu di pekan kedua bulan Mei
untuk mengenang aktivis sosial Julia Ward Howe (1870) mencanangkan pentingnya
perempuan bersatu melawan perang saudara. Beberapa negara Eropa dan Timur
Tengah, Hari Ibu diperingati setiap bulan Maret untuk memuja Dewi Rhea, istri
Dewa Kronus, dan ibu para dewa dalam sejarah Yunani Kuno. Sedangkan di Indonesia
berdasarkan keputusan Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938 dan
dikukuh oleh Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember
sebagai Hari Ibu Indonesia untuk mengenang semangat dan perjuangan para
perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa.

Sebagai seorang anak, kita berkewajiban agar ibu kita selalu berbahagia. Kita
merayakan mereka, bukan karena sebagaimana termaktub di atas. Bukan karena
mereka berani mengangkat senjata seperti Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini,
Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan
lain-lain. Bukan karena mereka bangkit memperjuangkan hak-hak perempuan seperti
yang dilakukan oleh Kowani (Kongres Wanita Indonesia). Bukan pula karena mereka
menjadi pemimpin bangsa sebagaimana dilakukan oleh Maria Ulfah yang menjadi
menteri wanita pertama kali tahun 1950.

Kita persembahkan Hari Ibu/Mother's Day karena selama sembilan bulan kita
bersemayam dalam rahim ibu kita; karena mereka berteriak dan berdarah-darah saat
melahirkan ke dunia ini; karena mereka selama dua tahun memberi kita ASI penuh
dengan kesulitan dan kurang tidur; karena mereka mengantarkan kita ke masa
balita penuh dengan rasa cemas; karena mereka menyekolahkan kita dengan banting
tulang dan rintihan do'a, karena mereka membimbing kita akan mendapatkan
pekerjaan; dan karena tetap menyanyangi kita hingga akhir hayat.

Yang paling utama adalah, kita melakukannya, karena perintah Allah Swt: "Dan
Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan
hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.. Jika salah
seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam
pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya
perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka
perkataan yang mulia." (QS. Al-Israa[17]: 23) Dan tentu saja untuk berbuat baik
itu tidak harus menunggu tanggal 22 Desember setiap tahun sekali, melainkan tiap
hari, bahkan tiap detak jantung kita.

Dan salah satu cara kita berbuat baik terhadap mereka adalah mengabadikan kasih
sayang mereka itu dalam bentuk tulisan. Sebab, dengan menuliskan perjuangan
mereka membesarkan kita, kejujuran mereka dalam menasehati kita, kedisiplinan
dan keadilan mereka dalam membentuk karakter kita, dan masih banyak
prinsip-prinsip atau pun nilai-nilai yang mereka berikan kepada kita, merupakan
sebuah sarana agar mereka menjadi buah tutur yang baik sebagaimana Nabi Ibarahim
Alaihis salam pinta: "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku
ke dalam golongan orang-orang yang saleh dan jadikanlah aku buah tutur yang baik
bagi orang-orang (yang datang) kemudian." (QS. Asy-Syu'ara [26]: 84)


Oleh sebab itu, WORD SMART CENTER sebagai komunitas dunia kepenulisan dan
perbukuan --bervisi Menuju Indonesia Mulia, Cerdas, Mandiri, dan Kreatif--
bekerjasama dengan Penerbit Mizan menyelenggarakan acara LOMBA KISAH KASIH IBU
sebagai kado cinta kepada kaum ibu.

T E M A

Lomba ini bertemakan:

"Kasih Ibu Sepanjang Masa, Selalu Memberi Tak Harap Kembali"

K A T A G O R I L O M B A

Katagori lomba adalah nonfiksi dalam bentuk esai, memoar, biografi singkat, atau
tulisan seperti dalam buku Chicken Soup.

K R I T E R I A C E R I T A dan I S I T U L I S A N

1. Cerita harus berdasarkan kisah nyata (real story) atau berdasarkan fakta dan
bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, baik dialami oleh penulis sendiri, atau
orang lain;
2. Isi cerita tidak boleh melanggar SARA, bernuansa pornografi, atau
bertentangan dengan prinsip dan nilai kebenaran;
3. Cerita atau isi tulisan harus memberikan motivasi, inspirasi, dan pelajaran
berharga bagi para pembaca.


K R I T E R I A N A S K A H

1. Berupa naskah tertulis dan disajikan secara sistimatis, sinkron, dan tuntas
(tidak bersambung);
2. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar;
3. Naskah belum pernah diikutkan dalam lomba menulis, tidak sedang diikutkan
dalam lomba menulis lainnya, atau disertakan dalam pembuatan buku antologi;
4. Naskah asli (karya sendiri) dan belum pernah diterbitkan dan atau
dipublikasikan di media massa;
5. Naskah lomba minimal 5 halaman dan maksimal 15 halaman, ukuran kertas A4,
spasi 1,5, jenis huruf Times New Roman, ukuran huruf 12;
6. Menyertakan biodata singkat atau identitas lengkap (file terpisah dari naskah
lomba), meliputi: nama lengkap, TTL, pendidikan, alamat lengkap, nomor
telepon/HP, email, no. rekening, plus fotokopi/scan (dengan resolusi secukupnya,
tidak perlu terlalu tinggi/besar) kartu identitas diri (KTP/Pasport/SIM/dsb).
7. Bersedia menerima sangsi hukum apabila naskah terbukti hasil plagiasi dan
atau terjemahan.

P E N G I R I M A N N A S K A H

- Naskah diterima panitia paling lambat tanggal 10 Desember 2009;
- Naskah diberikan dalam bentuk soft copy (file) yang dikirim ke e-mail
kisahkasihibu@... dan dicckan ke wordsmartcenter@...;
- Semua naskah tidak dikembalikan dan menjadi hak milik panitia.

K R I T E R I A P E S E R T A

1. Peserta lomba terdiri atas pelajar, mahasiswa, karyawan, ibu rumah tangga,
dan masyarakat umum WNI (tanpa batasan usia), baik berdomisili di Indonesia
maupun di luar negeri;
2. Setiap peserta boleh mengirim lebih dari satu naskah, sebanyak-banyaknya
tanpa batas;
3. Peserta bukan tim penilai/juri;
4. Panitia lomba boleh mengikuti lomba;
5. Peserta terdaftar sebagai member milis wordsmartcenter@yahoogroups.com (bagi
yang belum terdaftar silahkan mendaftarkan diri ke alamat ini:
http://groups.yahoo.com/group/wordsmartcenter/, atau mengirim e-mail kosong ke:
wordsmartcenter-subcribe@yahoogroups.com atau wordsmartcenter@...)

P E N G U M U M A N P E M E N A NG

- Pemenang lomba akan diumumkan pada tanggal 22 Desember 2009 bertepatan dengan
HARI IBU (Mother's Day) di milis wordsmartcenter@yahoogroups.com.
- Pemenang akan dihubungi panitia lewat e-mail/SMS untuk menerima hadiah.

H A D I A H

- Juara pertama sebesar USD 200 (Dua ratus Dolar Amerika)
- Juara kedua sebesar USD 150 (Seratus Lima Puluh Dolar Amerika)
- Juara ketiga sebesar USD 100 (Seratus Dolar Amerika)
- 3 juara harapan mendapatkan paket hadiah buku senilai Rp. 200.000,- dari
Penerbit Mizan.
- 4 juara hiburan mendapatkan hadiah buku senilai Rp. 100.000,- dari Penerbit
Mizan.
- Biaya pengiriman hadiah untuk juara I, II, dan III ditanggung oleh para
pemenang.

H A K C I P T A

- Hak cipta ada pada penulis naskah;
- Hak terbit ada pada Word Smart Center untuk satu kali penerbitan;
- Royalti akan dihibahkan untuk kegiatan dan program Word Smart Center;
- Setiapkali buku terbit para penulis akan mendapatkan 3 eksemplar dari
penerbit.

Didukung oleh:
www.radioppidunia.com dan www.matadunia.com

Keterangan lebih lanjut hubungi:
Udo Yamin Majdi (+20108158391) atau Rashid Satari (+20100120381) atau kirim
e-mail ke: kisahkasihibu@...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Get Well Soon My Sweety

  Ini adalah catatan pertamaku di tahun 2022, catatan pertama yang diawali dengan kesedihan. Kesedihan karena tulisan ini aku buat saat seda...